Berganti
Aku kuat, aku bisa, aku mandiri, aku sehat, aku bahagia, aku hebat karena mampu bertahan sejauh ini.
Iya, bukan karena diriku, tapi karena Allah yang selalu membantu.
"Tentang yang sudah berlalu. Cukupkan itu sebatas kenangan. Manisnya, tanam di ingatan hingga membahagiakan. Sedihnya, kuburkan hingga menyuburkan."
Dear 2022
Memang pada saat itu libur semester 1 ku hanya di pondok gabisa untuk pulang pada saat itu, tahun ini memang tahun pertama kali aku merantau, walaupun aku merantau pada tahun 2021 lalu, sedih karena jauh dari keluarga untuk liburan pun gabisa karena memang jarak yang memang belum bisa bertemu,bulan kedua di tahun ini aku melakukan ziarah wali Songo di berbagai daerah,di pelosok Indonesia, rasanya momen tersebut sangat spesial rasa yang tidak pernah terlupakan, selalu ingat dalam hati ini, dimana pada saat itu pertama kalinya aku berziarah keliling Indonesia, dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, madura sampai aku bisa melewati jembatan suramadu MasyaAllah tak henti hentinya diri ini terus bersyukur atas segala nikmatmuu, menjadi sesuatu kenikmatan dalam hidup.
Awal maret pun aku memutuskan untuk pindah pesantren dengan berbagai pertimbangan yang ada,sedih bercampur dengan suasana hati yang tidak enak, arraidku sudah menjadi kisah awal aku merantau, salah satu pesantren yang sangat bagus sekali, aku bersyukur pernah merasakan disana, sampai pernah berpikir ketika mempunyai seorang anak ingin di pesantren disana ketika kuliah di bandung, sangat berkesan dalam hidupku, aku berpindah ke salah satu pesantren yang ada di Sindang reret yaitu al-hidayah 2,udara angin yang sangat sejuk, kolam ikan yang menambah suasana pesantren semakin asri,momen inilah aku menjadi mengetahui bandung, walaupun pada dasarnya aku sudah di bandung lama tapi tidak pernah keluar, akupun pertama kalinya keluar ke ujung berung di alun alun nya sambil memakan kupat tahu, rasanya senang ternyata sudut bandung pun selalu ada keindahan, healing tiap minggu program pondok untuk ke gunung manglayang,Pertama kalinya aku puasa pertama pada bulan April lalu jauh dari keluarga, karena memang aku di pesantren, sedih bercampur haru, sahur tarawih dan lainnya aku di pesantren, sampai h-5 lebaran baru aku pulang untuk mudik ke Bekasi, akhir april pun aku pulang, sempat perpisahan di pondok, aku tidak menyangka pada saat itu menjadi salah satu santri terbaik, santri terajin, di pesantren. Kaget bangga senang, pertama kalinya aku pesantren, tetapi lagi lagi kenikmatan dalam proses selama ini, menurutku 2021 sangat berat ketika aku pernah berjuang untuk kuliah pada waktu itu, mungkin memang ini hasil apa yang selama ini aku jalani, penghargaan ini pun aku mengabari ibu dan bapa, mereka senang, salah satu anaknya menjadi santri terbaik pada saat ituu, menjadi motivasi aku untuk terus Berjuang di pesantren.
H+5 setelah lebaran aku sudah kembali ke Bandung untuk menuntut ilmu kembali, Mei inilah aku pertama kalinya pergi ke alun- alun Bandung, menonton bioskop, dan bulan ini menjadi uji coba kuliah hybrid, bertemu dengan teman.
Tibalah awal juni aku pergi ke salah satu wisata di bandung yaitu kiara arta park, dengan menggunakan angkot aku pergi bersama kedua temanku, kita healing sejenak merehatkan otak di semester dua ini, awal dari sini aku menghubungi salah satu teman kelasku, awal mula kita mulai komunikasi, Namun komunikasi yang tidak intens, memasuki uas di semester 2 kebetulan uas untuk SPI yang di ampu oleh ibu siti chodijah, kelas kami sosiologi B akan melaksanakan kegiatan study tour ke garut ke gunung haruman dan juga nanti akan makrab di vila maranti, kebetulan aku selaku bendahara umum dalam kegiatan ini, seru bangat ketika aku menjadi bendahara kembali, berkoordinasi dan juga rapat, hari keberangkatan pun tiba, pada saat itu ada temanku yang menginap di pesantren, kami berdua pun di jemput dengan salah satu rekan ku, tiba di kampus persiapan segala macam, aku duduk dengan indah, kami menikmati selama perjalanan, sesampainya di gunung haruman, kami pun bertemu dengan mbah yang disana, selepasnya kami makan istirahat, saat itu aku hendak sholat ternyata aku haid, mulai panik dan mood pun berantakan, melanjutkan perjalanan kembali ke destinasi wisata situ bagendit. Di sana kami hanya mengelilingi, aku hanya berdua dengan indah, menikmati suasana garut yang memang sangat sejuk karna kebetulan cuaca mendung disana, kami pun bergegas kembali ke bus, dan kembali ke kampus tercinta, sesampainya pun sekitar magrib, kami melanjutkan untuk acara kelas di villa maranti, aku pun menaiki angkot. Drama pun memang sudah ada selepas di kampus, karena aku memang orangnya ga mau tau jadi ya gapernah tau hehehe...
Tibalah awal juni aku pergi ke salah satu wisata di bandung yaitu kiara arta park, dengan menggunakan angkot aku pergi bersama kedua temanku, kita healing sejenak merehatkan otak di semester dua ini, awal dari sini aku menghubungi salah satu teman kelasku, awal mula kita mulai komunikasi, Namun komunikasi yang tidak intens, memasuki uas di semester 2 kebetulan uas untuk SPI yang di ampu oleh ibu siti chodijah, kelas kami sosiologi B akan melaksanakan kegiatan study tour ke garut ke gunung haruman dan juga nanti akan makrab di vila maranti, kebetulan aku selaku bendahara umum dalam kegiatan ini, seru bangat ketika aku menjadi bendahara kembali, berkoordinasi dan juga rapat, hari keberangkatan pun tiba, pada saat itu ada temanku yang menginap di pesantren, kami berdua pun di jemput dengan salah satu rekan ku, tiba di kampus persiapan segala macam, aku duduk dengan indah, kami menikmati selama perjalanan, sesampainya di gunung haruman, kami pun bertemu dengan mbah yang disana, selepasnya kami makan istirahat, saat itu aku hendak sholat ternyata aku haid, mulai panik dan mood pun berantakan, melanjutkan perjalanan kembali ke destinasi wisata situ bagendit. Di sana kami hanya mengelilingi, aku hanya berdua dengan indah, menikmati suasana garut yang memang sangat sejuk karna kebetulan cuaca mendung disana, kami pun bergegas kembali ke bus, dan kembali ke kampus tercinta, sesampainya pun sekitar magrib, kami melanjutkan untuk acara kelas di villa maranti, aku pun menaiki angkot. Drama pun memang sudah ada selepas di kampus, karena aku memang orangnya ga mau tau jadi ya gapernah tau hehehe...
Sesampainya di vila maranti sampai hari besok acara acara untuk mengeratkan kelas,dan menjalin silaturahmi semakin dekat, sore pun tiba kami pulang, dan akupun pulang ke pesantren, sesampainya di pesantren, ternyata ada rapat panitia untuk pembubaran, aku pun dateng ke salah satu tempat ngopi di bako.
Awal Juli pun aku ikut kepanitiaan di salah satu organisasi daerah yaitu kapemasi, pertama kali aku ikut kepanitiaan bimtes, selama tiga hari selama aku kuliah baru kali ini terjun di kepanitiaan lagi, sebelumnya pun menonton dan berfoto di fotohokie setelah bimtes healing ke alun alun kota bandung, bersama temanku yang satu pesantren denganku, akhir Juli pun aku pulang kerumah karena ibu sakit dan di haruskan di rawat inap, aku pu bergegas untuk pulang,healing ke meikarta untuk melakukan proses penat selama perkuliahan dan di pesantren pada saat di bandung, bertepatan dengan besok adalah hari bahagiaku, dimana umurku berkurang, dan juga bertambah menajdi 19 tahun, tahun ini benar-benar momen terindah, aku bertemu dengannya mengenalnya, walaupun proses kita tidak mudah, proses untuk sembuh, juni-agustus kita menenal, menyembuhkan rasa trauma itu menyembuhkan dengan berbagai sharing ke orang lain, tidak semudah itu ya ternyata.
Banyak banget yang sayang di tahun ini, teman yang memang bener-bener sangat peduli, ketika ulang tahun ku, awal Agustus tepatnya pada tanggal 1 aku kembali ke Bandung lagi untuk melakukan pemberkasan, aku pun pertama kalinya naik kereta sendiri ke Bandung, dan turun di cimahi dijemput olehnya, tanggal 4 nya bersama dia kita ke salah satu museum Geologi yang di bandung, pertama kalinya aku ke museum, dan jatuh cinta dengan sejarah, sampai museum menjadi wilshit aku, ingin mengunjungi beberapa museum di Indonesia, karena menurut ku sejarah itu tidak bisa kita lupakan begitu saja.
5 Agustus aku pulang kembali ke bekasi dan langsung makan reaches bersama temanku,9 Agustus aku pergi ke salah satu museum Nasional yang ada di jakarta, MasyaAllah sangat indah dan cantik sekali, mengelilingi museum dengan sambil bersyukur..Jakarta menurutku walaupun panas tapi banyak momen dan juga pengalaman yang begitu banyak. Mengunjungi salah satu perpustakaan daerah kabupaten bekasi, sejujurnya memang ini pertama kalinya aku ke perpustakaan di kabupaten bekasi, menurutku sangat worth it dan tempatnya pun bagus, jababeka menurutku tempat yang masih asri, aku menonton ke salah satu bioskop disana ternyata di dalam nya hanya ada kami berdua, rasa iseng pun tak terbendung, kami pun akhirnya tidak jadi menonton. Akhir Agustus libur pun telah usai, aku kembali ke Bandung untuk mengaji dan kuliah sebagai kewajiban ku, menaiki bisa aku pulang, ke bandung.
Liburan ke salah satu destinasi di bandung barat yaitu bukit teropong indah, pemandangan yang memang sangat bagus, melihat kota bandung dari atas, pelosok bandung seindah itu ternyata, 5 September memasuki semester 3 dalam perkuliahan, awal pertama kali kuliah oplen, tentunya bahagia bersyukur dan juga bisa bertemu dengan mereka mereka yang memang luar biasa wawasannya yang begitu luas, kuliah seperti biasa dan mendapat tugas kuliah mata kuliah pemberdayaan masyarakat dimana kami sebagai mahasiswi sosiologi tentunya harus bisa berinteraksi dengan masyarakat, aku pun mengunjungi ke salah satu tps dan ternyata tempatnya kurang cocok dengan kelompok kami, akhirnya memutuskan untuk berpindah tempat.
25 September pun ke salah satu daerah lembang untuk melaksanakan tugas dimana kami bertemu dengan begitu banyak orang-orang yang mempunyai kekurangan tetapi mereka memiliki kelebihan yang begitu banyak, belum tentu kita sempurna, bisa melakukan hal tersebut, muhasabah diri dan juga lebih banyak bersyukur, atas apa yang kita miliki sekarang.
28 nya pun aku pergi ke garut, untuk meneliti desa yang berada di garut, yaitu minuman lasegar, merupakan momen tentunya,garut seindah itu. Awal Oktober kami datang untuk melakukan wawancara kepada bapa pihak dari Kbbpps bandung, sangat seru. Dan langsung ke lembang untuk melakukan video yang akan kita ambil, di tanggal 7 nya kami mengunjungi kantor bbppks, sangat senang ternyata kami masuk dalam video yutube mereka, merupakan pengalaman dan proses, 13 nya aku tumbang, mungkin karena efek cape yang tidak ada berhenti nya tapi memang sangat seru dan akupun senang karena momen pertama kalinya,
Aku bisa mengunjungi beberapa daerah, pertengahan Oktober di salah satu pesantren ku melaksanakan kegiatan lomba-lomba aku mengikuti berbagai lomba, sampai akhirnya bisa meraih juara 3 , alhamdulillah lagi lagi sangat bersyukur, Allah baik banget. MasyaAllah makasi el sudah kuat.
Masi dalam perkuliahan dan juga di pesantren, kewajiban ini memang adalah tanggung jawab dunia akhirat. Di 27 Oktober kami kekeretaan ke cimahi, melepas sedikit penat yang ada, besoknya ke kiara arta park dengannya, bermain sepeda santai dan melakukan sesi foto. 9 November Ku pertama kalinya memakan gacoan di gatot subroto , pertama kalinya setelah sekian lama ahahha, dan lolos ukm wsc pada saat itu.
11-13 November aku melakukan persta wsc di vila maranti, kegiatan yang sangat menyenangkan dan membahas berbagai tentang isu ke perempuan, perempuan harus berdaya, berpendidikan, ketika kamu ingin memiliki anak yang terdidik, maka terdidiklah dirimu, perempuan adalah seorang yang jasa nya sangat besar, janganlah menyakiti hatinya..
18 November aku pergi ke jatinangor, sumedang dimana disana ada tempat wisata baru, akupun berdua dengan temanku, setelahnya kami pulang,.
25 November merupakan perjumpaan pertama kalinya aku dengan guruku ustadzah ku, kerinduan yang selama ini hanya di dengar lewat instagram , tiktok maupun youtube, MasyaAllah diri ini tidak berhenti bersyukur atas semua nikmatmu ya rabbbb...
Akhir November pun aku pergi ke salah satu desa di bandung barat, yaitu desa cihanjuang rahayu, untuk memenuhi salah satu tugas kuliah, dimana desa tersebut masih sangat asri, dan juga masih sejuk, orangnya pun sangat ramah, bersyukur sekali pernah mengunjungi desa tersebut.
Awal Desember di awali dengan aku meneliti salah satu ibadah non muslim di pira wira lokasi natha, dimana di pura tersebut kami menanyakan berbagai pertanyaan seputar ibadah yang mereka yakini, toleransi yang sangat tinggi dan sangat menjujung tinggi dan menghargai perempuan, dan juga berbagi terhadap sesama yang mereka tanamkan.
Kemudian wsc memiliki program yaitu ttentang aspirasi 16 haktp dimana perempuan harus ikut serta dalam kegiatan apapun, perempuan tidak boleh dijadikan budak oleh laki-laki, perempuan tidak boleh dijadikan alat untuk pemuas laki-laki, perempuan harus mempunyai karakter untuk tetap berdiri sendiri, perempuan juga berdaya dan berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Dan tibalah uas, uas di semester tiga ini menurutku susah susah mudah, karena baru adaptasi offline dimana harus berinteraksi dengan mahasiswa lainnya dan juga dosen secara langsung, tetapi semoga hasil uasku memuaskan, berdoa pun harus tetap menjadi kewajiban dan juga menjadi pegangan dalam segala hal apapun.
Desember 21-23 merupakan proses aku me time dengan diri sendiri, dimana aku ke perpustakaan sendiri, berbelanja sendiri, membenahi diri sendiri,proses dewasa itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan yaaaa, semua harus ada proses mandiri. 24 Desember aku healing ke salah satu tempat yaitu di siliwangi dimana disini terdapat taman hutan kota, yang menurutku masi sangat asri pemandangan pohon hijau yang sangat menghiasi.
26-28 Desember aku menjadi relawan di salah satu daerah yang terdampak bencana di cianjur, menjadi pelajaran dan pengalaman untuk kita bermuhasabah dengan diri sendiri, belum tentu kita bisa sekuat mereka, selama tiga hari ini mendapat begitu banyak arti kehidupan bahwasanya bersyukur itu sangat perlu, anak anak yang sangat nurut, april Rendi Kayla kaka kangen, semoga kita dapat bersua kembali, di waktu yang tepat nanti.
Pagi hingga malam menempuh perjalanan cianjur-cibiru-bekasi dengannya, perjalanan yang sangat berkesan dan juga cape, tapi seruuu naik motor sambil sesekali berhenti di padalarang dan juga purwakarta serta cikampek untuk rehat sejenak karena memang aku sangat lelah, pertama kalinya kamu, aku kenalkan dengan keluarga ku yang sangat sederhana sekali, maaf untuk segala hal yang memang selalu di repotkan terus menerus, makasi udah menerima apa adanya diri ini.....
Penutup di bulan ini memakan mie gacoan di lippo dengan segala ke kederannya di Jababeka hehehe..
Di tahun ini pun mulai dari Januari - Desember aku mengelilingi beberapa daerah yang ada di pelosok negeri ini, dari mulai Bandung, cirebon, kudus, tuban, demak, madura, surabaya, pangandaran,cringsing, gunung Muria, pantai sunan Bonang, lamongan, bangkalan, bekasi, karawang, jakarta,garut,lembang,sumedang, cianjur, cimahi, purwakarta, situ bagendit, atas izin Allah washilahnya berbagai kegiatan, alhamdulillah MasyaAllah bisa mengelilingi Indonesia, walaupun belum semua insyaallah di tahun berikutnya bisa terwujud ingin salah satu ke kota impian yogyakarta, InsyaAllah jika Allah meridhoi. Banyak pengalaman tersendiri di tahun ini dengan berbagai macam masalahnya.
Semoga tahun berikutnya lebih banyak yang di kunjungii..
Bukan tahun terbaik, bukan tahun yg membawa Kebahagiaan, bukan tahun yg singkat, tapi rasanya tahun ini berlalu begitu cepat tapi bukan juga jadi tahun favorit.
Tapi tahun yg mengajarkan banyak hal
Tentang proses pendewasaan, tentang kegagalan yg datang secara tiba-tiba, tentang rasa kecewa yg sulit diungkapkan, tentang hidup yg sering redup, tentang usaha yg sering kali sia- sia, tentang harap yg belum kunjung terwujud, tentang angan yg dibiarkan mati sementara, dan tentang badai yg menghancurkan harapan- harapan di tahun ini.
Banyak sekali kesulitan-kesulitan yg akhirnya berhasil utk dilalui hari demi hari ditahun ini. Ada banyak air mata, cerita, yg bersuara saat luka datang bertubi-tubi.
Tapi, aku percaya setiap kesulitan yg ku alami,
setiap perjalanan yg ku ikhlaskan akan membawaku pada perjalanan yg lebih baik lagi dari yg ku bayangkan. Aku yakin Tuhan sedang mempersiapkan bab baru untuk ku melanjutkan rencana perjalanan terbaik setelah badai berkali- kali ia titipkan.
Terimakasih 2022
Cerita Baru Yang Menanti
Kita adalah bagian dari perputaran waktu yang membawa kita jauh ke depan. Siap tidak siap, pada akhirnya kita akan tiba di titik masing-masing. Sejauh ini, bagaimana? Ah, bagaimana pun, tetap saja sudah sejauh ini, kan? Kita berhasil melampaui apa yang dulu tidak berani kita semogakan. Kita mampu mencapai apa yang sama sekali tidak pernah kita perkirakan. Bukankah luar biasa? Dirimu pun berhak mendapat lebih dari sekadar terima kasih dan pelukan. Sebab ke depannya mungkin akan berbeda; mungkin lebih berat lagi dari sebelumnya. Namun biar saja, turunkan ekspektasimu, turunkan juga kekhawatiranmu. Sesulit apapun yang akan kamu hadapi, sudah pasti sesuai takaran kekuatan yang Tuhan beri. Sekarang rehatkan pikiran dan kumpulkan tenaga untuk menaklukkan cerita baru yang menanti.
kalau diingat kembali, tahun ini berat juga, ya? ada rencana yang tinggal rencana, ada pertemuan yang terlalu singkat, ada janji yang belum sempat. lalu apa kabar Perpisahan? apa kabar merelakan? belum, mungkin belum selesai, atau mungkin sudah usai? namun hidup memang tentang Perjalanan, kan? tentang berproses dalam Pahit dan manis kehidupan, tentang seberapa kuat kita bersabar. tentang kita yang tidak henti-hentinya belajar.
Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini, menuntun diri untuk bisa berdamai dengan segala kondisi. Terkadang hal-hal yang terkesan dadakan memberikan sebuah pelajaran, bahwa hidup ini memang tidak selamanya bisa berjalan sesuai keinginan.
Hikmahnya adalah apapun yang menjadi jalannya, akan selalu ada hal baik di dalamnya. Masa depan itu sebuah misteri yang tak pernah bisa diprediksi.
Kamu tidak akan menemukan orang yang kuat tanpa masa lalu yang menyakitkan, semua pasti ada yang harus dihadapi
Sakit? lya, tapi tidak dibiarkan. Ia disembuhkan kemudian kembali berjalan.
Tahun ini banyak proses kekecewaan, dan juga proses menyembuhkan sampai akhirnya bertemu denganmu..
Ini bukan tentang desember, tapi tentang 2022
Perihal proses, tidak ada pencapaian hebat yang tercipta dari proses yang biasa biasa saja Perihal pencapaian, bukan tentang seberapa besar hal bisa kamu dapatkan tapi tentang seberapa bisa hal tersebut bermanfaat bagi banyak orang,
Perihal orang lain, cobalah untuk tidak menolak orang yg datang meminta bantuanmu karena kita tidak tau doa siapa yang akan dikabulkan oleh sang pencipta Perihal doa, jangan perna lelah untuk mengulang doa karena tanpa kamu sadari apa yg kamu miliki saat ini adalah dari doamu dulu dulu Perihal kamu, mungkin bab "kamu" adalah part penting dalam hidupku yang dengan susah payah aku hapus dicerita tahun ini
Perihal harapan ditahun 2023, tidak cobalah untuk berhenti berharap cukup punya tujuan dihidupmu.
"Jadilah pengambis dunia dengan pemindset akhirat Bigthanks, and Goodbye 2022
Hal baik akan segera menghampiri, selamat berproses dan bergerak untuk kedepannya.
El, bekasi
🌹💗✨
Komentar
Posting Komentar