Berproses
Dilukai, tak perlu untuk kembali melukai. Cukup bicara dengan diri sendiri, apa yang salah dan apa yang harus diperbaiki. Jangan jadi manusia amatir yang ingatannya hanya dipakai untuk menyimpan dendam, lalu amnesia dengan segala bentuk kebaikan
~proses yang baik adalah proses yang dapat menerima dari segala bentuk sesuatu yang telah kita lalui ~
Pada hakikatnya semua rasa itu datangnya dari yang kuasa, bukan Dilihat dari apa yang diberi tapi rasa yang Allah titipkan,Syukron.
Dan hakikatnya rasa itu rahmat nya dari Allah, dengan washilah nya ketika kita bertemu dengan seseorang yang menjadikan diri kita lebih baik.
Menikmati proses yang begitu panjang, mungkin ada terjal yang menghadang, jalan yang tidak selamanya lurus, banyak lika liku arti dari setiap ambisi, aku pernah berpikir pada saat Juli akhir lalu,rasa terhadap masalalu itu hanya soal perihal aku yang belum memaafkan diriku sendiri dengan berpikir semua orang itu sama, padahal jika kita pikir ulang, bahwa semua orang itu berbeda, berdamai dengan caraku mencoba mendekati diriku sendiri, adakah hal yang membuat aku susah untuk memulai kembali? Apakah hal tersebut masih bisa kita ulang kembali dengan seseorang yang lebih baik dari yang kemarin? Jawaban itu semua ternyata aku yang menutup diri hanya karna sebuah rasa takut yang kerap kali menghampiri, tapi itu beberapa bulan kebelakang saat aku belum bertemu dengan seseorang yang berhasil membuat aku perlahan mencoba memulai dan berdamai.
Ketika aku memutuskan untuk berpindah dari hal yang terdahulu ke hal yang sekarang membuat diriku jauh lebih tenang dalam menghadapi segala hal, proses menulis, membaca, menonton youtube analisa yang membuat aku sangat termotivasi,bercerita dengan beberapa temanku yang anak psikologi,proses healing, me time dengan diriku sendiri, healing dengan teman-temanku, masalalu itu sudah menjadi sebuah pengalaman dan pelajaran tersendiri,aku banyak belajar mungkin ketika tidak merasakan hal itu aku tidak tahu artinya sebuah proses panjang yang begitu melelahkan,aku jadi mengerti makna hidup sebenarnya adalah ketika kita selalu menghargai dari setiap proses.
Berhenti memikirkan bahwa diri kita ini tidak berarti, sampai rasa menutup diri itu akan terus menghampiri, dan jangan pernah memikirkan hal yang emang sebenarnya itu tidak ada, tidak akan pernah terjadi,diri kita ini sangat berarti ketika kita sudah menemukan seseorang yang menjadikan kita ini sebagai salah satu orang yang sangat ia sayangi, setiap rasa yang Allah titipkan adalah hasil dari proses kita selama ini.
Salah satu cara yang pasti kita semua sudah ketahui untuk melepaskan setiap beban masa lalu adalah melalui memaafkan, namun walaupun terdengar mudah, dalam prosesnya memaafkan adalah sesuatu hal yang membutuhkan perjuangan dan proses panjang. Dan Jika terlihat rumit lupakanlah, sebab proses itu adalah hal sederhana dan yang tidak menuntut hal apapun dari keindahan yang apa adanya.
Untuk setiap keindahan, ada sepasang mata di satu tempat yang melihatnya. Untuk setiap kebenaran, ada sepasang telinga di satu tempat yang mendengarnya. Untuk setiap cinta, ada hati di satu tempat yang menerimanya.
Ada beberapa hal yang memang tidak bisa kita kendalikan, tapi itu bukan berarti kita hanya tinggal diam dan tidak melakukan apa-apa, kita masih bisa mengendalikan respon kita terhadap suatu kejadian agar kejadian tersebut tidak hanya menyisakan kenangan buruk.
Tidak akan pernah ada hal baru, jika kamu masih saja fokus pada masa lalu, fokus dengan apa yang kamu jalani sekarang.
Terimakasih untuk rasa yang pernah disalurkan terhadap peri selama ini...
Note : Pasangan yang terbaik itu pasangan yang saling memperjuangkan, mungkin kalian berbeda, tapi bisa bertumbuh bersama. ~ @daudantonius
Peri di Agustus dengan segala prosesnya
Bekasi.
Komentar
Posting Komentar