Berdamai dengan keadaan
Ia yang terlihat tangguh ternyata begitu banyak menyimpan luka yang belum sembuh..
Ia yang memiliki senyum indah tapi mempunyai sisi yang begitu rapuh..
Ketika keadaan harus memaksa kita untuk terlihat baik-baik saja.. Ya karena kan semua hal perlu di gapapain, akan ada banyak hal yang perlu di gapapain, it's okay karena semua permasalahan pasti ada solusinya dan kilas balik dari rasa sakit itu akan ada hikmah setelahnya.
"Bukan hadir disetiap saat, tapi selalu hadir disaat yang tepat ". Lagi-lagi manusia itu selalu membutuhkan seseorang untuk bisa mengerti keadannya, mengerti kondisinya, mengerti ia ingin apa, mengerti akan kehidupannya, menjadi tempat untuk ia mengungkapkan akan segala hal, bercerita dengan sesukanya tanpa ia takut hanya sekedar berbicara, menjadi tempat ia pulang, kita engga tahu kan, pundak siapa yang akan memberikan kehangatan saat kita berada di posisi yang tidak mengenakan.
Semua orang pasti pernah merasakan apa yang namanya kecewa, gimana sih rasanya? Pasti sakit kan. Kecewa juga merupakan bentuk diri kita yang terlalu berharap dengannya, sedari awal juga bilang jangan terlalu berharap sama manusia, ngeyel dibilanginnya kan. Patah hati yang paling sakit adalah ketika kita berharap sama manusia.
Kita sibuk memikirkan diri kita hanya di hadapan manusia aja, tapi apakah kita pernah memikirkan diri kita di hadapan Allah? , kita harus tampil terbaik dihadapan dia tapi kita menyepelekan ketika kita dihadapan Allah..
Bagaimana track perjalanan hidup kita di masa lalu, semua rasa yang pernah kita alami begitu banyak memberikan pengalaman yang begitu berarti, kita ga pernah tahu kalau kita tidak merasakan hal sakit yang pernah dilalui, dan kita ga mungkin sekuat ini kalau kita ga pernah belajar dari rasa sakit yang pernah menghampiri.
Ya namanya juga manusia pasti akan ada titik dimana ia berubah,pasti akan ada hal yang mampu memberikan dia pelajaran hidup yang paling berharga.
Ketika kita sudah ikhlas menerima takdir yang pernah kita lewati, maka hidup kita kedepannya akan tenang, kuncinya adalah menerima bahwa pada dasarnya semua hal harus terlihat baik-baik saja. Jangan pernah membenci masalalu sebab masalalu juga dapat menjadikan kita kuat hingga sekarang ini, untuk semua hal yang harus kita gapapain, untuk semua orang yang pernah merasakan di kecewakan oleh keadaan oleh seseorang kamu udah kuat banget sejauh ini tetep bertahan dan tidak pernah mau mencoba membalasnya.
Saat kita mampu menerima takdir yang sudah lalu, kita juga akan bisa menerima takdir kedepannya, menerima bahwa semua orang ga akan seperti itu, menerima orang baru dengan memperlakukan nya dengan lebih baik.
" Penyembuh lukaku tidak semudah itu aku meninggalkan mu"
Untuk kamu yang sekarang ini, mau bilang makasii udah jadi orang yang baik yang bisa mengerti, akan keadaan, akan masalalu, akan hal yang pernah di lalui.
Bandung, aku sudah bisa menerima hal itu..
Komentar
Posting Komentar